Terbukti,sebuah kenyataan yang dialami setiap insan yang karenanya memaksa kita untuk peka terhadap setiap perasaan yang ada di tiap degup jantung dan desiran darah...Allah telah menitipkan perasaan ini,untuk selanjutnya tinggal bagaimana kita menyikapinya.apakah akan berjalan mencari atau mengabaikannya?
Ternyata,kemanapun kita berjalan...apapun yang kita inginkan pada akhirnya kita harus kembali...sejauh apapun dan siapapun!kita selalu dalam jangkauan penglihatanNya.lebih tepatnya adalah pemeliharaanNya...
"Ya Allah ajari kami untuk selalu mengingatMu,bersyukur padaMu dan beribadah yang baik(khusyu')kepadaMu".